Tempat Wisata di Jakarta
Kebun Binatang
Ragunan
Kebun Binatang Ragunan ini memiliki banyak sekali spesies dan spesimen binatang yang
bisa anda lihat, melihat binatang dan tumbuhan adalah kesenangan tersendiri
bagi orang yang menyukainya, memberi makanan pada binatang adalah sebuah
hiburan untuk yang suka dengan binatang.
Kebun Binatang Ragunan ini
merupakan kebun binatang yang pertama di Indonesia. yang didirikan pada tahun
1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang bermakna "Tanaman dan Kebun Binatang." yang Terletak di tanah seluas 10 hektar pada kawasan
Cikini, Jakarta Pusat yang merupakan pemberian seorang pelukis ternama di
Indonesia yaitu Raden Saleh. Pada waktu itu,Planten En Dierentuin dikelola oleh Perhimpunan Penyayang Flora dan
Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en Dierentuin at
Batavia.
Monumen Nasional (Monas)
Sebuah tugu yang memiliki
sejarah dan melambangkan semangat perjuangan, yang sekarang menjadi sebuah tempat
pariwisata populer di kota jakarta pusat, tugu monas ini sudah menyebar ke seluruh
indonesia, dan kami rasa anda semua sudah pasti mengetahuinya. Di dalamnya
terdapat Relief dan ukiran-ukiran bersejarah serta Museum Sejarah Nasional dan
Ruang Kemerdekaan, anda juga dapat menikmati keindahan kota Jakarta dengan naik ke puncak Tugu Monas ini menggunakan Elevator
atau Lift yang tersedia di Monument National tersebut yang terletak pada
pintu disisi selatan yang akan membawa para pengunjung menuju pelataran puncak
yang berukuran 11 x 11 meter dengan ketinggian 115 meter dari permukaan tanah.
Lift ini hanya dapat di muati dengan kapasitas 11 orang dalam satu kali angkut.
Taman Mini Indonesia Indah
Taman Mini
Indonesia Indah ini
merupakan sebuah rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup bermacam-macam aspek kehidupan
sehari-hari seluruh masyarakat Indonesia di 26 provinsi (tahun 1975) yang
ditampilkan di dalam sebuah anjungan daerah berarsitektur
tradisional, dan juga menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.
Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu
merupakan sebuah kawasan pelestarian alam bahari yang
terletak di Indonesia kurang lebih 45 km sebelah utara dari Jakarta terdapat sekitar
110 buah pulau. 68 buah pulau kecil berpasir putih dan karang
gosong-gosong terdiri dari sekitar 54 jenis karang keras/lunak, 20 buah telah
dikembangkan dan menjadi pulau pariwisata, 6 buah pulau dihuni oleh penduduk
dan 6 pulau dikuasai oleh perorangan atau badan usaha, di pulau seribu ini
terdapat 17 jenis burung, 350 jenis ikan karang, 2 jenis kima, 3 kelompok
ganggang, 101 jenis moluska, 237 jenis terumbu karang, dan 6 jenis rumput laut
Taman Impian Jaya Ancol
Sejak awal berdirinya Taman Impian Jaya Ancol pada tahun 1966, sudah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata yang terpadu oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemda DKI menunjuk sebuah PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.
Objek wisata Ancol dikelola oleh sebuah anak perusahaan terutama PT Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) yang mencakup pengelolaan kawasan pariwisata (rekreasi dan resor) dan kegiatan usaha para penunjang, entertainment, konvensi dan tempat wisata untuk belanja. PJAA mengelola area pariwisata terintegrasi dengan luas 552 Ha, yang berlokasi dekat dengan pantai, terbaik di Jakarta dengan kemudahan akses melalui jalan tol, busway dan kereta api.
Museum Gajah
Tempat wisata bersejarah ini
terletak di jakarta pusat,Museum
Nasional indonesia yang juga
di sebut dengan nama Museum Gajah ini merupakan sebuah museum yang pertama dan
terbesar di Asia Tenggara. Museum ini didirikan pada tanggal 24 April 1778
silam, pada waktu pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en
Wetenschappen, Sejarah awal berdirinya museum ini bermula dari J.C.M. Radermacher, seorang ketua perkumpulan, yang menyumbang sebuah gedung di
Jalan Kalibesar beserta dengan semua koleksi buku dan benda-benda budaya yang
nanti akan menjadi dasar untuk pendirian sebuah museum.
Museum Fatahillah
Dikenal sebagai Museum
Sejarah Jakarta atau Museum Batavia merupakan sebuah museum yang terletak di
Jalan Taman Fatahillah Nomor 2, Jakarta Barat dengan luas lebih 1.300 meter
persegi.
Gedung ini dahulu hanya sebuah Balai Kota Stadhuis :Bahasa Belanda yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah dari Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunan itu mirip dengan Istana Dam yang terletak di Amsterdam Belanda, yang terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai sebuah kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang berfungsi sebagai penjara. Dan pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.
Gedung ini dahulu hanya sebuah Balai Kota Stadhuis :Bahasa Belanda yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah dari Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunan itu mirip dengan Istana Dam yang terletak di Amsterdam Belanda, yang terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai sebuah kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang berfungsi sebagai penjara. Dan pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.
Sumber :





Komentar
Posting Komentar